Pertanggungjawaban Pidana Pegawai Bank BUMN atas Penyalahgunaan Wewenang Fungsional

Authors

  • Afifah Vilania Putri Program Studi Magister Ilmu Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia Author
  • Hafrida Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia Author
  • Elizabeth Siregar Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Jambi, Jambi, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.70716/perseptif.v4i3.715

Keywords:

functional authority, state-owned bank employees, KUR financing fraud, actual state financial loss, Article 3 of the Corruption Law

Abstract

This article examines the uncertain boundary between contractual authority held by employees of state-owned banks and the abuse-of-authority element under Article 3 of the Corruption Law. It focuses on Jambi District Court Decision Number 36/Pid.Sus-TPK/2025/PN Jmb concerning manipulated documents for People’s Business Credit (KUR) financing at PT Bank Syariah Indonesia Tbk. This normative legal study applies statutory, conceptual, and case approaches. Primary legal materials are examined through grammatical, systematic, and teleological interpretation and through reconstruction of the ratio decidendi of the trial and appellate decisions. The study finds that the courts’ reliance on Article 2 paragraph (1), rather than Article 3, is doctrinally defensible because Article 2 paragraph (1) does not require proof that the defendant’s authority originated in public law. Liability nevertheless requires proof of an unlawful act, enrichment, culpability, causation, and actual state financial loss. Constitutional Court Decisions Number 48/PUU-XI/2013 and Number 62/PUU-XI/2013 confirm that separated state capital remains within state finances, while business management must still be assessed under business-judgment principles. The novelty of this article is a four-stage qualification test covering the source of authority, the status and actuality of loss, culpability and causal connection, and selection of the appropriate criminal-law regime. This test offers a more precise basis for distinguishing corruption from contractual breaches, banking offences, and ordinary crimes.

References

Adella, Shinta, & Fitryantica, A. (2024). Analisis pelanggaran hukum disiplin finansial standar profesional account officer oleh pegawai dalam penyaluran kredit di Bank BRI: Studi Putusan No. 10/G/2013/PHI/PN.KPG. Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara, 1(3), 192-199. https://doi.org/10.62383/jembatan.v1i3.469

Alhakim, A., & Soponyono, E. (2019). Kebijakan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Terhadap Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(3), 322-336. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i3.322-336

Atmadja, I. D. G. (2018). Asas-asas hukum dalam sistem hukum. Kertha Wicaksana, 12(2), 145-155. https://doi.org/10.22225/kw.12.2.2018.145-155

Audia, S. (2025). Makna penyalahgunaan kewenangan dalam perkara tindak pidana korupsi. Jurnal Anti Korupsi, 1(1), 36-51. https://doi.org/10.30872/action.v1i1.1665

Febriyanto. (2024). Pertanggungjawaban tindak pidana korupsi atas kerugian keuangan negara yang telah dipisahkan pada badan usaha milik negara (BUMN). CERMIN: Jurnal Penelitian, 8(2), 368-375. https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v8i2.5461

Himawan, M. H., Alfons, S. S., & Nendissa, R. H. (2022). Ratio Decidendi Terhadap Amar Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara pada Perkara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Aparatur Sipil Negara Terpidana Korupsi. PATTIMURA Legal Journal, 1(1), 60-65. https://doi.org/10.47268/pela.v1i1.5934

Ifrani. (2016). Grey area antara tindak pidana korupsi dengan tindak pidana perbankan. Jurnal Konstitusi, 8(6), 993-1018. https://doi.org/10.31078/jk866

Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Indonesia. (1998). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Kasman, E., & Widjajanti, E. (2025). Pembaharuan hukum pemberantasan tindak pidana korupsi. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2), 851-862. https://doi.org/10.61104/alz.v3i2.1189

Laia, P., & Yusuf, H. (2024). Regulasi tindak pidana ekonomi dalam kasus perbankan penyalahgunaan wewenang. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(1), 431-435. https://doi.org/10.62379/c3294322

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2013a). Putusan Nomor 48/PUU-XI/2013.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2013b). Putusan Nomor 62/PUU-XI/2013.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2016). Putusan Nomor 25/PUU-XIV/2016 tentang Pengujian Frasa dalam Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana.

Muksin, M. R. S. (2023). Tujuan pemidanaan dalam pembaharuan hukum pidana Indonesia. Sapientia Et Virtus, 8(1), 225-247. https://doi.org/10.37477/sev.v8i1.465

Otoritas Jasa Keuangan. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Pengadilan Negeri Jambi. (2025). Putusan Nomor 36/Pid.Sus-TPK/2025/PN Jmb tentang Tindak Pidana Korupsi Rekayasa Dokumen Persyaratan KUR PT Bank Syariah Indonesia KCP Jambi Rimbo Bujang 1.

Pengadilan Tinggi Jambi. (2026). Putusan Nomor 11/PID.SUS-TPK/2026/PT JMB tentang Tindak Pidana Korupsi Rekayasa Dokumen Persyaratan KUR PT Bank Syariah Indonesia KCP Jambi Rimbo Bujang 1.

Pravifjayanto, M. R. (2025). Rekontruksi Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Atas Kejahatan Terhadap Lingkungan Hidup Perspektif Hukum Progresif. Jurnal Hukum & Pembangunan, 55(1), 89-102. https://doi.org/10.21143/jhp.vol55.no.1.1738

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (2021). Surat Keputusan Direksi Nomor 2021/4791-SK/HC-BSI tentang Penetapan dan Penempatan Jabatan Pegawai dan Surat Keputusan Direksi Nomor 01/1430-KEP/DIR-PKMP tentang Pemberian Limit Kewenangan Memutus Pembiayaan.

Putri, T. A., & Sitabuana, T. H. (2022). Pengawasan pengelolaan keuangan negara terhadap badan usaha milik negara (BUMN). Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 1(7), 1003-1018. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i7.118

Rahmatika, D. (2026). Analisis elemen-unsur hukum pidana dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang oleh pegawai bank BUMN di Kabupaten Cirebon. Kesetaraan: Hukum dan Sosial, 1(4), 246-253. https://doi.org/10.66618/4tp1ke75

Rohmana, N. Y. (2017). Prinsip-Prinsip Hukum Tentang Tindak Pidana Penghinaan Dan Pencemaran Nama Baik Dalam Perpspektif Perlindungan Hak Asasi Manusia. Yuridika, 32(1), 105. https://doi.org/10.20473/ydk.v32i1.4831

Santiago, F. (2017). Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi oleh Penegak Hukum untuk Terciptanya Ketertiban Hukum. Pagaruyuang Law Journal, 1(1), 23-43. https://doi.org/10.31869/plj.v1i1.268

Saputra, A. (2025). Menjaga kepercayaan dalam transaksi keuangan: Pengaturan prinsip kepercayaan di bank. Media Hukum Indonesia, 3(1), 380-383. https://doi.org/10.5281/zenodo.15324319

Sudarmanto, K. (2021). Hukum Administrasi Dan Sistem Peradilan Di Indonesia Yang Berkeadilan Sesuai Asas-Asas Pancasila. Jurnal Ius Constituendum, 6(2), 407-423. https://doi.org/10.26623/jic.v6i2.4110

Sulistiawati, S., Toule, E. R. M., & Sopacua, M. G. (2022). Pertanggungjawaban Perbankan Sebagai Korporasi Atas Penggelapan Dana Nasabah yang Dilakukan oleh Pegawai Bank. TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum, 2(5), 509-522. https://doi.org/10.47268/tatohi.v2i5.1114

Surat Dakwaan. (2025). Surat Dakwaan Nomor Reg. Perk. PDS-08/L.5.17/Ft.1/09/2025 dalam Putusan Pengadilan Negeri Jambi Nomor 36/Pid.Sus-TPK/2025/PN Jmb.

Tan, D. (2021). Metode penelitian hukum: Mengupas dan mengulas metodologi dalam menyelenggarakan penelitian hukum. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(8), 2463-2478. https://doi.org/10.31604/jips.v8i8.2021.2463-2478

Wulandari, S. (2021). Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Di Bidang Perbankan. Jurnal Ilmiah Hukum Dan Dinamika Masyarakat, 19(2), 209-222. https://dx.doi.org/10.56444/hdm.v19i2.2595

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Putri, A. V., Hafrida, & Siregar, E. (2026). Pertanggungjawaban Pidana Pegawai Bank BUMN atas Penyalahgunaan Wewenang Fungsional. PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(3), 396-407. https://doi.org/10.70716/perseptif.v4i3.715